Tugas dan QNA KAP 21 (Rio Syahputra) 2116031002
Nama : Rio Syahputra
NPM : 2116031002
Kelas : Reg B
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Matkul : Komunikasi Interpersonal
A. TUGAS
(Review Materi I)
TEORI DALAM KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI
A. Aprehensi Komunikasi
Aprehensi komunikasi merupakan kondisi kognitif seseorang yang mengetahui bahwa dirinya saat berkomunikasi dengan orang lain. Melalui proses komunikasi antar pribadi, seseorang dapat mengetahui sikap, dan juga sifat dirinya sendiri yang tidak ia ketahui ketika tidak berinteraksi dengan orang lain. Contoh, sepasang suami-istri. Dalam menjalani rumah tangga, mereka dapat saling mengetahui sifat dan sikap lewat komunikasi yang mereka bangun bersama-sama.
B. Teori self disclosure (model pengungkapan diri)
Self-disclosure merupakan proses mengungkapkan informasi pribadi kita pada orang lain ataupun sebaliknya. Teori ini menjelaskan bagaimana kita berbagi informasi tentang diri kita yang bersifat pribadi kepada orang lain. Teori ini mendorong sifat keterbukaan. Pemahaman Komunikasi Antar Pribadi terjadi melalui: Self-disclosure (pengungkapan diri), Feedback (umpan balik), dan Sensitivitas untuk mengenal orang lain. Sedangkan ketidakpuasan dalam hubungan diawali oleh: Ketidakjujuran, Kurangnya kesamaan antara tindakan seseorang dengan perasaannya, Miskin feedback; dan pengungkapan diri yang ditahan. Contoh dalam kehidupan sehari-hari, adalah curhat dengan teman dekat.
C. Teori Penetrasi Sosial
Teori ini menyatakan bahwa kedekatan antarpribadi itu berlangsung secara bertahap (gradual) dan berurutan yang di mulai dari tahap biasa-biasa saja hingga tahap intim sebagai salah satu fungsi dari dampak saat ini maupun dampak masa depannya..
Teori ini menyatakan bahwa relasi akan menjadi semakin intim apabila disclosure berlangsung. Artinya, orang-orang yang melakukan interkasi ini mengaplikasikan teori self disclosure. Pada dasarnya, konsep penetrasi sosial menjelaskan bagaimana kedekatan relasi itu berkembang, gagal untuk berkembang atau berhenti. Seperti sbawang merah, kita mengupas dari bagian terluar hingga terdalam.
Contoh, kedekatan seorang sahabat, laki-laki dan perempuan. Teori penetrasi sosial menjelaskan kedekatan itu berkembang, jika hubungan dua sahabat ini berkembang dari teman menjadi pasangan kekasih. Namun jika tidak berkembang, tetap menjadi teman, berarti teori penetrasi sosial menjelaskan kedekatan itu tidak berkembang. Dan jika pertemanan itu menjadi musuh karena suatu hal, karena tidak adanya self disclosure, maka teori penetrasi sosial menjelaskan bahwa hubungan itu akan berhenti.
D. TEORI PENGURANGAN KETIDAKPASTIAN
Uncertainty reduction theory atau teori pengurangan ketidakpastian, terkadang juga disebut initial interaction theory. Teori ini diciptakan oleh Charles Berger dan Richard Calabrese pada tahun 1975. Tujuan mereka dalam mengkonstruksikan teori ini adalah untuk menjelaskan bagaimana komunikasi digunakan untuk mengurangi ketidakpastian antara orang asing yang terikat dalam percakapan mereka bersama. Teori ini menjelaskan, interaksi dilakukan manusia berguna untuk mengurangi ketidakpastian atau meningkatkan prediktabilitas perilaku masing-masing dalam interaksi yang akan mereka kembangkan. Artinya, teori ini menjelaskan keingintahuan kita atas ketidaktahuan kita. Menggali pengetahuan berupa memahami itulah yang merupakan perhatian utama kita. Contoh, saat bertemu dengan seseorang yang belum kita kenal. Oleh karena itu, kita akan berusaha mengetahui dan memahami siapa orang tersebut tentunya melalui tahap-tahap tertentu
E. Teori Dialektika Relasional
Makna Dialektika adalah seni diskusi logis sebagai alat untuk memeriksa kebenaran teori berdasarkan resolusi dari pertentangan atau kontradiksi. Teori ini menggambarkan hubungan komunikasi sebagai kemajuan dan pergerakannya yang konstan. Orang yang terlibat dalam berhubungan pada dasarnya selalu ada dorongan dan tarikan dari keinginan masing-masing individu yang bertolak belakang. Hubungan adalah suatu koordinasi dan tercipta lewat proses dialog, maka Komunikasi Antar Persona bukan hanya sekedar komunikasi, namun juga butuh pemahaman dan tujuan. Jika seseorang tidak dapat menjelaskan orang lain dalam perannya, maka pada teori ini diasumsikan bahwa mereka tidak mempunyai hubungan. Contoh: Pasangan yang sedang mengalami konflik, ada kalanya mereka tidak dapat menafsirkan hubungan apa yang sedang mereka jalani. Karena bukan hanya sekedar teman, namun juga karena masalah yang mereka miliki, mereka enggan mengakui bahwa mereka adalah pasangan. Kontradiksi adalah konsep sentral relasional dialektika. Kontradiksi merujuk kepada interaksi dinamis antara oposisi dan membentuk kesatuan yang kecenderungan saling bergantung (dialektis prinsip kesatuan) belum saling meniadakan satu sama lain (prinsip dialektika negasi).Dari perspektif dialektika relasional, ikatan terjadi dalam saling ketergantungan dengan yang lain dan kemerdekaan dari lainnya. Tanpa salah satu dari itu, hubungan bisa berkurang intensitasnya.
F. Teori Penilaian Sosial
Dalam melakukan penilaian terhadap pesan yang diterima, orang bisa melakukan dua hal, pertama mengkontraskan dan kedua mengasimilasikan. Kontras merupakan distorsi perseptual yang membawa pada polarisasi ide. Sedangkan asimilasi menunjukan kekeliruan penilaian yang bertentangan.Ini terjadi apabila pesan yang disampaikan diterima dalam sikap pendengarnya pada wilayah penerimaan. Teori ini menyatakan makin besar perbedaan antara pendapat pembicara dan pandangan pendengaranya maka akan makin besar juga perubahan sikapnya, sejauh pesan tersebut berada dalam wilayah penerimaannya. Selain itu keterlibatan ego yang tinggi menunjukan luasnya wilayah penolakan.Contoh, dengan komunikasi antar pribadi, seseorang dapat menilai sikap orang lain melaui interaksi yang terjadi.
Dalam melakukan penilaian terhadap pesan yang diterima, orang bisa melakukan dua hal, pertama mengkontraskan dan kedua mengasimilasikan. Kontras merupakan distorsi perseptual yang membawa pada polarisasi ide. Sedangkan asimilasi menunjukan kekeliruan penilaian yang bertentangan.Ini terjadi apabila pesan yang disampaikan diterima dalam sikap pendengarnya pada wilayah penerimaan. Teori ini menyatakan makin besar perbedaan antara pendapat pembicara dan pandangan pendengaranya maka akan makin besar juga perubahan sikapnya, sejauh pesan tersebut berada dalam wilayah penerimaannya. Selain itu keterlibatan ego yang tinggi menunjukan luasnya wilayah penolakan.Contoh, dengan komunikasi antar pribadi, seseorang dapat menilai sikap orang lain melaui interaksi yang terjadi.
(Review Materi II)
HUBUNGAN AKRAB DALAM KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI
1. Karakteristik Hubungan Akrab
Hubungan akrab ditandai oleh kadar yang tinggi mengenai keramahtamahan dan kasih sayang, kepercayaan, pengungkapan diri, dan tanggung jawab. Dirumuskan melalui lambang – lambang dan ritual(Prisbell & Anderson, 1980)
2. Ciri Hubungan Akrab
Keramahtamahan dan kasih sayang
Kepercayaan
Pengungkapan diri
Tanggung jawab
3. Bentuk Hubungan Akrab
Keakraban tidaklah sama dengan ‘cinta’ atau ‘eksklusivitas’.
Teman akrab atau intimates adalah orang – orang yang berbagi hubungan yang menyangkut kedekatan, kepedulian dan kepercayaan yang dicirikan oleh pengungkapan diri dan tanggung jawab secara timbal balik.
Jenis Hubungan
Platonic Relationship
Platonic relationship adalah hubungan di mana para mitra tidak tertarik secara seksual atau tidak memilih untuk bertindak atas dasar ketertarikan seksual.
Romantic Relationship
Romantic Relationship adalah hubungan di mana para mitra bertindak atas dasar ketertarikan seksual terhadap satu sama lain
Hubungan Keluarga
Sebuah keluarga adalah sebuah kelompok manusia yang memiliki hubungan yang akrab yang mengembangkan rasa berumah tangga dan identitas kelompok, lengkap dengan ikatan yang kuat mengenai kesetiaan dan emosi, dan mengalami sejarah dan menatap masa depan (Galvin & Brommel, 1996)
Komunikasi Keluarga Bagi Konsep Diri
Meningkatkan komunikasi keluarga:
Pernyataan pujian
Pernyataan sambutan dan dukungan
Pernyataan kasih
(Review Materi III)
PERSONAL BRANDING
Personal branding mengacu pada proses membangun persona publik Anda untuk audiens target Anda. Ini melibatkan dengan hati-hati dan akurat mengkomunikasikan nilai-nilai, keyakinan, tujuan, dan tujuan Anda.
Itulah pendekatan yang perlu Anda ambil saat membuat merek pribadi. Anda mungkin tidak mempublikasikan iklan di majalah atau membuat iklan televisi, tetapi Anda harus memikirkan bagaimana merek pribadi Anda diwakili saat Anda berkomunikasi dengan audiens Anda secara online.
Bisa dikatakan, personal branding adalah praktik memasarkan orang dan karier mereka sebagai merek. Ini adalah proses berkelanjutan untuk mengembangkan dan mempertahankan reputasi dan kesan individu, kelompok, atau organisasi. Sedangkan beberapa praktik berfokus pada peningkatan diri, personal branding mendefinisikan kesuksesan sebagai bentuk pengemasan diri.
Pribadi Anda adalah cara Anda mempromosikan diri sendiri. Kombinasi unik dari keterampilan, pengalaman, dan kepribadian yang Anda ingin agar dilihat oleh pengikut Anda. Ini adalah penceritaan kisah Anda, dan kesan yang didapat orang dari reputasi online Anda.
Pentingnya Personal Branding
Personal branding adalah tindakan dalam kehidupan orang-orang yang berperan aktif. Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapat orang dari menciptakan branding pada diri sendiri.
Selain itu, branding memungkinkan seseorang untuk mengatur hidup mereka sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. branding adalah bagian penting dari karier seseorang. Berikut beberapa manfaat yang dapat diberikan personal branding kepada orang-orang.
1. Pengembangan Kepercayaan
Personal brand menjelaskan mengapa dengan apa seseorang. Singkatnya, ini adalah hal-hal yang memotivasi dan mendorong orang untuk sukses. Membangun branding pada diri sendiri membuat orang merasa nyaman saat bekerja.
Itu juga membangun kepercayaan kepada rekan kerja. Memiliki branding yang baik juga menciptakan niat yang jelas dan tulus, yang merupakan kunci untuk menumbuhkan kepercayaan.
Orang akan merasa lebih nyaman saat bisa menebak apa yang bisa dilakukan seseorang. Ketika orang-orang mengetahui reputasi seseorang, mereka akan merasa nyaman bekerjasama dan memeberikan tanggung jawab atas kebutuhannya.
2. Membangun Koneksi
Personal branding membantu seseorang membangun koneksi di berbagai bidang dan bidang spesialisasi mereka. Tidak ada batasan untuk mem-branding diri sendiri. Itu bisa melampaui dunia digital.
Begitu seseorang membangun reputasinya, itu akan membantu mereka mendapatkan lebih banyak eksposur seperti acara pidato. Dengan bantuan acara ini, dia dapat mulai mengumpulkan kartu nama berbiaya rendah untuk mengerjakan kemungkinan prospek dan koneksi.
3. Membangun Kredibilitas
Personal branding membantu seseorang dalam menetapkan namanya sebagai pemimpin pemikiran dan ahli di bidang spesialisasinya. Ini membantu dalam mendapatkan pengakuan di bidang keahlian mereka. Seseorang juga membangun kesandan penghargaan diri atas individualitas itu sendiri. Kekaguman, rasa hormat, dan kepercayaan akan muncul bersama nama seseorang.
Ada pesan yang tertanam dalam kesadaran akan pasar yang ditargetkan. Orang akan menganggap seseorang sebagai ahli jika dia lebih terlihat oleh audiens target mereka. Sebuah merek akan mendorong seseorang ke puncak pasar yang dipilih, bahkan kartu nama milik seseorang pun membangun kredibilitas. Ini adalah kemampuan yang dilihat orang, bukan fisik.
4. Keuntungan dalam Keyakinan
Individu juga dapat memperoleh kepercayaan diri saat mereka mengembangkan merek mereka. Perolehan kepercayaan akan datang dari kualitas dan kekuatan positif mereka yang dapat mereka bagikan secara publik.
Jika orang tahu bahwa mereka memiliki sesuatu yang dapat mereka tawarkan, keyakinan mereka akan melonjak. Branding yang dilakukan dengan baik akan menekankan kekuatan individu dan dapat memberikan arahan ke mana dia dapat menggunakan kekuatan tersebut.
5. Memiliki Authenticity
Personal brand berasal dari hasrat, keterampilan, tujuan, dan nilai. Itu adalah hasil dari perburuan seseorang akan pemenuhan dan makna. Personal branding membantu seseorang tumbuh dari sesuatu yang dia percayai.
Membangun branding diri adalah orang itu sendiri dan bukan orang lain. Personal branding tidak mengizinkan individu untuk membuat suara yang dibuat-buat atau persona palsu yang sebenarnya bukan mereka.
Branding membantu seseorang menjadi otentik, yang juga dapat membantunya dalam memenuhi hal-hal dalam hidup dengan lebih mudah. Kehidupan seseorang akan berputar di sekitar pekerjaan sambil memprioritaskan kekuatan dan memanfaatkan bakat yang membuatnya bahagia.
Karena keasliannya, branding diri membantu meminimalkan kelemahan seseorang. Ini membantu dalam memperbaiki kelemahan.
B. QNA 1 (KUIS)
Soal
1. Sebutkan dan uraikan ciri-ciri komunikasi dalam hubungan akrab
2. Sebutkan dan jelaskan fungsi komunikasi dalam hubungan akrab pada keluarga
3. Apa yang anda ketahui mengenai 4 ruang pada diri seseorang menurut teori Johari window
? Uraikan dan jelaskan pokok pokok pikirannya, dan contohnya masing masing ruang
tersebut
4. Sebut dan jelaskan beberapa jenis Konflik menurut : Verderber dan Fink serta cara – cara
resolusi konflik / cara mengatasi konflik
Jawab
1. a. Keramahtamahan dan kasih sayang
Dapat diartikan dalam hubungan yang menyenangkan, menghabiskan waktu bersama dalam suka dan duka, serta berbagi pengalaman.
b. Kepercayaan
Bisa dipercaya/ diandalkan, siap membantu, mampu menyelesaikan konflik secara efektif dan setia
c. Pengungkapan Diri
Self Disclosure yang tinggi dapat menimbulkan rasa keikatan yang mampu membuat saling mengenal satu sama lain.
d. Tanggung Jawab
Yang diartikan konsistensi satu sama lain diperlukan untuk menjaga hubungan akrab yang ada.
2. a. Kontribusi bagi pembentukan
konsep diri
Konsep diri anggota
keluarga, terutama anakanak : dibentuk, dipelihara,
diperkuat dan
dikembangkan dalam
komunikasi keluarga melalui
pernyataan kasih sayang,
dukungan, sambutan,
penerimaan, pujian.
b. Untuk dukungan dan pengakuan
yang diperlukan
Anggota keluarga akan menyatakan
dukungan dan sambutan jika ada
anggota keluarga lain yang berhasil,
sukses. Meskipun sederhana, hadiah, ucapan
selamat, perasaan lega, akan
memberikan penguatan dan dukungan
c. Menciptakan model-model
Anak akan mencontoh pola dan
model dari kedua orangtuanya. Model dari rumah, biasanya akan
terpola keluar rumah, anak akan
memecahkan dan
memperlakukan orang lain
sebagaimana orang rumah
memperlakukan orang lain dan
memecahkan masalah.
d. Pola komunikasi antar generasi
dalam keluarga
Pola komunikasi keluarga antar
generasi terkait masalah :
tanggung jawab, sopan santun,
otoritas : siapa diatur, siapa
mengatur. Perbedaan generasi harus dapat
diatasi dengan kebersamaan,
penerimaan, penghormatan,
kasih sayang, sopan santun dan
dukungan.
3. a. Open Self area
Open self atau wilayah terbuka merupakan suatu keadaan dimana seseorang saling terbuka terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Pada wilayah terbuka ini, seseorang akan terbuka mengenai sifat, perasaan, kesadaran, perilaku, dan motivasi. Open self dalam ilmu psikologi digambarkan dengan sifat extrovert pada diri seseorang. Contohnya seperti ketika baru mengenal seseorang, ia lebih cenderung melemparkan senyum, menyapa lebih awal, menjabat tangan, dan lebih banyak bercerita mengenai dirinya sendiri.
b. Blind Self area
Blind self atau wilayah buta merupakan kondisi dimana orang lain dapat memahami sifat, perasaan, pikiran, dan motivasi seseorang, tetapi orang tersebut tidak dapat memahami dirinya sendiri. Wilayah buta ini sering terjadi dalam interaksi manusia yang dapat menimbulkan kesalahpahaman atau permasalahan lainnya. Misalnya, orang yang biasanya bersikap ‘sok’ asik ketika bertemu dengan orang baru, padahal dirinya sendiri merupakan seorang yang pendiam. Ia tidak dapat menilai dirinya sendiri sebagaimana sifat, perilaku, dan pikiran yang ia miliki, tetapi orang lain dapat menilainya. Hal ini sering disebut sebagai orang yang ‘munafik’.
c. Hidden Self area
Hidden self atau wilayah tersembunyi/ rahasia adalah keadaan dimana seseorang memiliki kemampuan untuk menyembunyikan atau merahasiakan sebagian hal yang dianggap tidak perlu untuk dipublikasikan kepada orang lain. Hal-hal yang dimaksud bisa berupa sifat, perilaku, motivasi, atau pemikiran. Misalnya, seseorang yang sudah bersahabat lama belum tentu dapat terbuka sepenuhnya ketika menceritakan kisah hidupnya seperti masalah keluarga dan masalah cinta karena ada beberapa orang yang merasa malu, takut, atau kecewa apabila menceritakan hal-hal tersebut kepada orang lain.
d. Unknown Self area
Unknown self atau wilayah tak dikenal merupakan kondisi seseorang yang tidak dapat memahami dirinya sendiri bahkan orang lain pun tidak dapat mengenalinya. Wilayah ini merupakan wilayah yang tidak dapat menciptakan interkasi dan komunikasi yang efektif karena keduanya sama-sama merasa tidak ada pemahaman. Contohnya seseorang yang memiliki konsep diri tertutup atau introvert, dimana seseorang itu tidak mau menerima masukan atau feedback dari orang lain.
4. a. Pseudo conflict
Pseudo conflict adalah konflik interpersonal
yang terjadi karena kesalahpahaman. Orang-orang yang terlibat dalam konflik ini
merasa mempunyai tujuan berbeda,
padahal kenyataannya sama. Cara untuk menyelesaikan konflik ini tidak
sulit, mereka yang terlibat perselisihan
cukup duduk bersama dan memberikan
klarifikasi terkait pemicu kesalahpahaman.
b. Fact Conflict
Jenis konflik biasanya ini terjadi saat dua
orang atau lebih mempunyai perbedaan
pendapat mengenai informasi tertentu. Untuk mengatasinya, masing masing pihak
cukup memeriksa apakah sumber informasi
tersebut kredibel dan bisa dipertanggung
jawabkan kebenarannya.
c. Values Conflict
Value conflict merupakan konflik yang terjadi ketika
perbedaan nilai-nilai pribadi di dalam diri seseorang
memicu ketidaksepakatan. Misalnya, kita dan rekan
kerja memiliki pandangan berbeda soal
hak hukuman mati. Jenis konflik ini tidak selalu memiliki jalan
penyelesaian yang jelas. Setiap orang mempunyai
nilai dan keyakinan pribadi yang beragam. Oleh
sebab itu, salah cara yang bisa dilakukan untuk
meredam konflik adalah menerimanya dan tidak
memaksakan pendapat ke orang lain, memahami
perbedaan latar belakang budaya dan sosial politik
seseorang.
d. Policy Conflict
Jenis konflik ini terjadi pada saat Anda memiliki
perbedaan pendapat terkait rencana tindakan atau
strategi pemecahan masalah dalam situasi tertentu
dengan orang lain. Faktor-faktor yang berkontribusi
dalam perbedaan pendapat tersebut antara lain
pendidikan hingga kepribadian, latar belakang
pengetahuan dll. Contoh : setiap orangtua punya cara mereka masingmasing untuk mendidik anak. Jika suami – istri
melihat orang terdekat mendidik buah hatinya
dengan cara berbeda, hal tersebut dapat memicu
konflik.
e. Ego Conflict
Ego conflict adalah konflik yang terjadi ketika salah
satu orang tidak mau mengalah untuk
menyelesaikan masalah. Konflik ini seringkali
berkembang dengan jenis konflik lain, yang
kemudian masalah menjadi semakin sulit untuk
terselesaikan. Untuk menyelesaikannya, salah satu pihak
diharuskan mengalah. Jika tidak ada yang mau
mengalah, tindakan penyelesaian yang dilakukan
kemungkinan besar akan selalu berakhir dengan
kegagalan.
f. Meta Conflict
Meta conflict merupakan perseteruan yang terjadi
ketika komunikasi antara satu sama lain tak berjalan
dengan efektif. Konflik ini juga, bisa terjadi karena masalah yang
komplek pada diri sesorang. Cara mengatasi konflik ini yaitu dengan melakukan
komunikasi secara jelas. Apabila tak segera
diselesaikan, hubungan antara orang-orang yang
terlibat perselisihan dapat menjadi lebih rumit.
g. Trust Conflict
Ketidakpercayaan antara satu sama lain
dapat menyebabkan konflik. Sebagai
contoh, seseorang tidak percaya
sepenuhnya dengan tim saat bekerja
dan berusaha untuk menyelesaikan
segala sesuatunya sendiri. Hal tersebut tentunya bisa memicu
perseteruan antara pihak dalam tim
kerja. Untuk mengatasi konflik ini, masingmasing pihak dalam tim untuk percaya
dengan orang lain, kesampingkan
tujuan pribadi dan lebih berfokus pada
tujuan kolektif/ kelompok.
C. QNA 2 (UAS)
Soal
1. Uraikan tentang personal branding kaitannya dengan Teori dramaturgi
2. Deskripsikan jelaskan fitur-fitur dan fungsinya pada IG
3. Ambillah contoh 2 IG milik 2 orang (boleh di pilih 1 IG milik artis dan 1 IG milik ibu ibu
sosialita atau orang biasa/ influencer
4. Buatlah analisis pada kedua konten, IG tersebut. Analisislah bagaimana mereka
membranding dirinya, melalui fitur-fitur pada IG mereka
5. Kaitkan pembahasan analisis branding IG menggunakan konsep Johari Window dan teori
dramaturgi
Jawaban
1. Personal branding adalah kemampuan menggunakan atribut-atribut secara bebas yang menunjukkan kemampuan anda dalam mengatur harapan-harapan yang ingin orang lain terima dalam pertemuannya
dengan anda. Personal branding memungkinkan anda mengontrol bagaimana orang lain memandang Anda. Anda memberi tahu mereka apa yang anda perjuangkan - tetapi dengan cara yang begitu organik dan tidak mencolok sehingga mereka berpikir mereka telah mengembangkan persepsi itu sendiri. Hal terbut sangat berkaitan dengan teori dramaturgi yang menjelaskan bagaimana masyarakat berinteraksi dan berperilaku dalam kehidupan sosial dapat digambarkan layaknya sebuah panggung sandiwara. Dalam lingkungan sosial, setiap orang menjalankan suatu peran seperti sebuah pertunjukan.
2. Fitur-fitur Instagram
Kamera
Instagram mempunyai sejumlah fitur-fitur unggulan yang membuatnya digemari oleh jutaan pengguna. Yang pertama adalah fitur kamera, dimana lewat Instagram pengguna tidak hanya bisa mengunggah foto dari galeri. Tetapi dapat juga langsung membidik atau merekam momen dari dalam aplikasi kemudian mengedit, memberi caption baru membagikannya.
Editor
Kedua, Instagram punya tool editor yang menjadi tempat bagi para pengguna untuk memoles foto yang dijepret lewat kamera perangkatnya. Di sini akan dijumpai 10 tooleditor tingkat lanjut untuk mengatur kembali pencahayaan, kontras dan saturasi semudah menggerakkan jemari tangan.
Di update terbaru Instagram tidak lagi mengharuskan foto berwujud kotak, tapi sudah mendukung pilihan portrait dan juga landscape. Memberikan keleluasaan kepada pengguna saat ingin membagikan foto dengan sudut tangkapan lensa yang lebih lebar.
Tag dan Hashtag
Sebagaimana jejaring sosial pada umumnya, Instagram juga punya fitur tag dan hashtag yang fungsinya untuk menandai teman atau mengelompokkan foto dalam satu label.
Caption
Caption berfungsi layaknya deskripsi, di sinilah pengguna bisa memberikan sepatah dua patah kata soal foto yang diunggah. Di samping tentunya menambahkan hashtag.
Integrasi ke Jejaring Sosial
Seperti yang sudah disinggung, Instagram juga memungkinkan penggunanya untuk berbagi foto atau video ke jejaring sosial lain seperti Facebook, Twitter, Tumblr dan Flicrk. Bila tool ini diaktifkan maka setiap kali foto dibagikan, secara otomatis Instagram juga akan membagikannya ke jejaring sosial yang sudah terhubung.
3. Analisis 2 akun Instagram
a. Jerome Polin Sijabat
Deskripsi akun : Ia merupakan mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di Jepang, yang juga seorang konten kreator sekaligus influencer, konten yang ia bagikan ialah seputar pendidikan dan terkadang tentang kehidupan sehari-hari nya menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Jepang. Saat ini akun Instagram nya telah mencapai 5,5 Juta pengikut.
b. Alffy_Rev
Deskripsi akun : Ia merupakan musisi Indonesia yang sangat unik, karena dapat menggabungkan unsur musik edm dengan musik tradisional khas Indonesia. Konten yang ia buat selalu berkecimpung di dunia musik dan ia membuat nya dengan Musical Story Project dan menambahkan unsur unsur yang mampu memukau para penonton. Saat ini akun Instagramnya telah mencapai 875k pengikut.
4.
Bahan diatas diambil dari akun IG @jeromepolin diakses per tanggal 30 November 2021
Bahan diatas diambil dari akun IG @alffy_rev diakses per tanggal 30 November 2021
5. Pembahasan analisis branding IG menggunakan konsep Johari Window dan teori
dramaturgi.
Personal Branding dalam Instagram jika dikaitkan dengan teori dramaturgi, seseorang yang mempost dirinya telah memainkan suatu peran dan membangun persepsi atas dirinya kepada orang lain dan orang lain itu sendiri yang akan menilai bagaimana dirimu seperti yang terlihat di saat kamu memutuskan untuk mengunggah suatu postingan tentang dirimu. dan apabila dikaitkan dengan analisa teori Johari Window seseorang yang memutuskan untuk mengunggah foto atau video tentangnya dapat disimpulkan bahwa ia menerapkan Open self Area karena ia berani secara terbuka menunjukkan kepada orang lain seperti apa dirinya terlihat, dan ia juga secra terbuka membagikan cerita serta pengalamannya kepada orang lain.
Kesimpulan dan Saran
Setelah kita analisis bersama contoh akun instagram milik jerome dan Alffy rev menurut teori dramaturgi dan johari window, kita jadi tahu bahwa personal branding sangatlah penting untuk kita. Personal branding adalah proses dimana orang orang dan karir mereka berlaku layaknya sebuah produk. Dengan personal branding kita memasarkan diri kita kepada orang lain dengan menunjukkan diri kita apa adanya., karena saat ini dengan adanya akun di berbagai sosmed kita jadi menyebarkan pesan pada orang lain tentang siapa diri kita. Yang harus diperhatikan pada saat membrandingkan diri kita menggunakan sosial media adalah dengan menggunakan nama yang sama untuk semua sosial media, memperbarui profil sosial media secara berkala, menemukan dan memosting konten sesuai passion, bergabung dalam grup atau komunitas, pilih media yang tepat, ikuti akun-akun yang bermanfaat. dengan begitu kita dapat memaksimalkan sosial media untuk hal yang positif.
Daftar Pustaka
https://pakarkomunikasi.com/teori-johari-window-pengertian-konsep
https://text-id.123dok.com/document/dy4j5ko5y-pengertian-konflik-interpersonal-jenis-konflik-interpersonal.html
https://www.bing.com/searchq=jenis+konflik+menurut+Verderber+dan+Fink+&qs=n&form=QBRE&sp=-1&pq=jenis+konflik+menurut+verderber+dan+fink+&sc=0-41&sk=&cvid=EB9EA9088FA24F2CA534C65632291410
https://media.neliti.com/media/publications/259949-peran-komunikasi-antarpribadi-dalam-kelu-fadab7a4.pdf
https://accurate.id/marketing-manajemen/pengertian-lengkap-personal-branding/
https://www.cekaja.com/info/fitur-instagram-terbaru
https://www.sosiologi.info/2021/07/teori-dramaturgi-erving-goffman-penjelasan-dan-contohnya.html
https://instagram.com/jeromepolin?utm_medium=copy_link
https://instagram.com/alffy_rev?utm_medium=copy_link
Komentar
Posting Komentar